🇮🇩 PRESIDEN SOLUSI
BerandaSolusieBookTautan EksternalTentang

DETAIL PROGRAM

Pendidikan & SDM

Kemendikbudristek

Masalah:

Tingginya angka stunting, gizi buruk, dan ketimpangan konsumsi nutrisi harian anak usia sekolah menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Masalah ini semakin kompleks karena keterbatasan akses terhadap makanan bergizi merata di seluruh jenjang pendidikan serta jenis satuan pendidikan, di mana anak-anak dari keluarga miskin di sekolah negeri maupun swasta sering kali tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Solusi Presiden:

Sebagai langkah strategis, diluncurkan intervensi pemenuhan nutrisi harian yang menargetkan seluruh peserta didik secara inklusif. Solusi ini mencakup penyediaan makanan sehat gratis yang didistribusikan secara terintegrasi melalui satuan pendidikan di seluruh jenjang, baik pada sekolah negeri maupun swasta, untuk memastikan tidak ada siswa yang terlewat hanya karena status kelembagaan sekolah mereka.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program intervensi nutrisi nasional yang menyediakan asupan makanan sehat dan seimbang secara bersiklus setiap tahun bagi seluruh penerima manfaat di berbagai jenjang pendidikan. Program ini menjangkau seluruh satuan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah, baik pada sekolah berstatus negeri maupun swasta, demi menciptakan kesetaraan akses nutrisi bagi anak-anak Indonesia.

Data program

8 baris

Per kecamatan6.216Per kabupaten/kota1.704Rekap nasional per jenjang8
NoDate PullJenjangJumlah Alergi

PRESIDENSOLUSI

© 2026

Jumlah Fobia
Jumlah Intoleransi
Jumlah Kondisi Khusus
Jumlah Laki
Jumlah Penerima Manfaat
Jumlah Perempuan
Jumlah Satpen Negeri
Jumlah Satpen Swasta
Jumlah Satuan Pendidikan
Tahun
12026-10-15 12:53:56PAUD52701457538812115166780324400157620459838388422026
22026-10-15 12:53:56PKBM15493234481255845722014021212026
32026-10-15 12:53:56SD30190599112036482171032025200268697066110434856112902026
42026-10-15 12:53:56SKB430245339760742677130132026
52026-10-15 12:53:56SLB12212225359795412888493464801442026
62026-10-15 12:53:56SMA1407330506238233612216885119722902846712469172026
72026-10-15 12:53:56SMK5075412161371002122053856741734693025018032026
82026-10-15 12:53:56SMP2665248316361378445575731095243537670201378227952026
Penerima manfaat
4,3 jt
Satuan pendidikan
24.825
Kondisi khusus
129,5 rb
Data per
15 Okt 2026
Kab/kota terjangkau
454
Siswa alergi makanan
81.579
Penerima MBG per kabupaten/kota

Fokus wilayah

Cari nama provinsi atau kabupaten/kota, atau pakai lokasi Anda

Penerima manfaat per jenjang
  1. SD2 jt
  2. SMP1,1 jt
  3. SMA512 rb
  4. SMK385,7 rb
  5. PAUD324,4 rb
  6. SLB12.888
  7. SKB6.074
  8. PKBM4.572
Satuan pendidikan per jenjang
  1. SD11.290
  2. PAUD8.842
  3. SMP2.795
  4. SMA917
  5. SMK803
  6. SLB144
  7. PKBM21
  8. SKB13
Penerima manfaat per provinsi
  1. Jawa Tengah793,1 rb
  2. Jawa Barat665,1 rb
  3. Jawa Timur583,3 rb
  4. Sulawesi Selatan366,1 rb
  5. D.I. Yogyakarta259,7 rb
  6. Sumatera Selatan169,5 rb
  7. Sumatera Utara141,6 rb
  8. D.K.I. Jakarta125,6 rb
  9. Bali123,3 rb
  10. Lampung106,2 rb
Kabupaten/kota dengan penerima terbanyak
  1. Kab. Sleman122,2 rb
  2. Kab. Purwakarta111,3 rb
  3. Kab. Kebumen97.588
  4. Kab. Nganjuk95.169
  5. Kab. Banyumas92.019
  6. Kota Makassar89.732
  7. Kota Palembang84.320
  8. Kab. Bantul83.499
  9. Kab. Cilacap73.139
  10. Kab. Garut68.028
Karakteristik peserta didik
  1. Alergi81.579
  2. Intoleransi32.097
  3. Fobia15.846
Satuan pendidikan negeri dan swasta
  1. Negeri13.956
  2. Swasta10.869