Pilih topik untuk menemukan persoalan dan solusi terkait. Pengelompokan ini hanya untuk mempermudah navigasi, bukan perubahan kategori resmi.
Sorotan · #96
BBM Bersih Euro 5
Polusi udara dari kendaraan bermotor akibatkan 14,5 juta orang di perkotaan sakit infeksi pernapasan (ISPA) per tahun. Mempercepat penyelesaian kilang minyak RDMP Balikpapan yang tingkatkan kualitas BBM-BBM Pertamina dari EURO 2 ke EURO 5 dengan kandungan sulfur rendah, serta memberikan insentif fiskal untuk percepatan adopsi motor dan mobil listrik.
Udara Kota Lebih BersihKilang RDMP Balikpapan diselesaikan agar BBM naik dari Euro 2 ke Euro 5. Insentif fiskal mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Seluruh informasi
10 Persoalan & Solusi
Mineral#92
Hilirisasi Tanah Jarang
Mineral Kritis Bernilai TinggiBadan Industri Mineral dibentuk sebagai regulator logam tanah jarang. BUMN PT Perminas didirikan untuk menjalankan hilirisasi.
Solusi: Hilirisasi logam tanah jarang (rare earth) masih sangat minim karena belum benar-benar dirumuskan secara khusus kebijakan nasional pemanfaatan LTJ. Pendirian Badan Industri Mineral (BIM) melalui Peraturan Presiden 76/2025 dengan mandat sebagai regulator logam tanah jarang (LTJ), dan pembentukan PT Perminas oleh Danantara sebagai BUMN pelaksana hilirisasi LTJ.
Sumur Rakyat Legal SejahteraPuluhan ribu sumur minyak masyarakat di 6 provinsi diberi status hukum. Pertamina membeli minyak rakyat seharga 80 persen ICP.
Solusi: Walaupun ada 45.000 sumur minyak masyarakat, legalitas sumur minyak masyarakat belum pernah ada. Pemberian status hukum untuk seluruh sumur minyak masyarakat di 6 provinsi melalui Peraturan Menteri ESDM 14/2025. Pertamina juga jadi dapat membeli minyak dari sumur masyarakat dengan harga 80% dari harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).
Udara Kota Lebih BersihKilang RDMP Balikpapan diselesaikan agar BBM naik dari Euro 2 ke Euro 5. Insentif fiskal mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Solusi: Polusi udara dari kendaraan bermotor akibatkan 14,5 juta orang di perkotaan sakit infeksi pernapasan (ISPA) per tahun. Mempercepat penyelesaian kilang minyak RDMP Balikpapan yang tingkatkan kualitas BBM-BBM Pertamina dari EURO 2 ke EURO 5 dengan kandungan sulfur rendah, serta memberikan insentif fiskal untuk percepatan adopsi motor dan mobil listrik.
Subsidi LPG Dipangkas HematSatu juta sambungan jaringan gas kota dibangun dan kompor listrik dibagikan ke jutaan rumah tangga. Subsidi LPG Rp87 triliun per tahun ditekan.
Solusi: Percepatan pembangunan 1 juta sambungan jaringan gas (jargas) kota dan pembagian kompor listrik untuk 2–5 juta rumah tangga.
Listrik Surya Ganti DieselPembangkit surya 100 GW dibangun melampaui RUPTL. Prioritas pertama menggantikan seluruh pembangkit diesel berbahan bakar solar.
Solusi: Percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebesar 100 GW “beyond RPTUL”, dengan prioritas pertama menggantikan semua pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang butuh BBM solar sebesar 17 GW.
APBN Tahan Gejolak MinyakPembelian BBM harga dunia dikurangi lewat swasembada solar dan bensin. Pembelian BBM bersubsidi dibatasi dan pasokan murah dari Rusia diupayakan.
Solusi: Kenaikan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz di Maret 2026 potensi tingkatkan anggaran subsidi energi dan “jebol” defisit APBN. Mengurangi pembelian BBM harga dunia dengan percepatan swasembada BBM solar dan BBM bensin, membatasi pembelian BBM bersubsidi ke 50 liter per nomor polisi per hari, serta mengupayakan pembelian BBM dengan harga khusus 100 juta barel + 50 juta barel dari Russia.
Bensin Impor Turun DrastisBioetanol 20 persen diproduksi bertahap dari tebu, singkong, dan jagung. Adopsi motor dan mobil listrik dipercepat dengan insentif fiskal.
Solusi: Di 2025, Indonesia masih impor BBM bensin 23 juta kiloliter (61%) dari kebutuhan 37,3 juta kiloliter per tahun. Implementasi bioetanol 20% (E20) bertahap dengan target produksi bioetanol 2 juta kiloliter per tahun dari tebu, singkong dan jagung, serta kurangi konsumsi BBM bensin dengan mempercepat adopsi dengan insentif fiskal motor listrik dan mobil listrik.
Solar Sawit Mandiri EnergiBiodiesel 50 persen dari kelapa sawit diproduksi hingga 21,9 juta kiloliter per tahun. Indonesia menargetkan swasembada solar pada 2026.
Solusi: Di 2025, Indonesia masih impor BBM solar 4,9 juta kiloliter (12%) dari kebutuhan BBM solar 39,5 juta kiloliter per tahun. Implementasi biodiesel 50% atau B50 dengan target produksi biodiesel (FAME) dari kelapa sawit hingga 21,9 juta kiloliter per tahun, untuk capai swasembada solar 2026. Dorongan elektrifikasi bis kota untuk mempertebal swasembada.